Pesantren Ramadhan Tingkatkan Disiplin Siswa

Cikalong (KS) : Tanggal 27 maret s/d 17 juni 2017, seperti tahun -tahun sebelumnya SDN Sindangjaya Kecamatan Cikalong melaksanakan kegiatan Pesantren Ramadhan yang dilaksanakan di setiap DKM yang ada di lingkungan SDN Sindangjaya dengan pengengelolaan yang sangat medetail sesuai dengan Program yang diberikan oleh Sekolah dan sesuai dengan ketentuan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya yang melibatkan berbagai pihak dan sangat antusias dalam mengikuti kegiatan Pesantren Ramadhan terutama siswa dan para orang tua siswa.
Pesantren Ramadhan di SDN Sindangjaya dilaksanakan di 5 titik DKM yang ada di wilayah sekitar sekolah, diantaranya : DKM Sindangraja 62 santri dengan pembimbing ust. Ade Furkon, DKM Cikabuyutan 66 santri dengan pembimbing Ust. Supyan, DKM Bantarpari 23 santri dengan pembimbing Ust. Sarpudin, DKM Cantigi 23 santri dengan pembimbing Ust. Oyat dan yang terakhir, Pesantren Cirojeh 6 santri dengan pembimbing Ustadzah Ipah.
Adapun materi yang disampaikan sesuai dengan jadwal Kegiatan Pesantren Ramadhan, Kegiataan dimulai 07.30-10.30 diisi dengan materi Tauhid dan fiqih, istirahat sambil istigosah menanti berjamaah shalat dhuhur dan setelah itu mulai 13.30s/d 15.00 Tahfidz Al Quran dan setelah berjamaah shalat ashar dilanjutkan dengan Tadarusan. Ada pula Kegiatan lainnya yaitu Kultum yang dilaksanakan sesudah shalat subuh. Itulah diantara kegiatan Pesantren Ramadhan yang dilaksanakan di SDN Sindangjaya dengan monitoring sekolah yang sudah terjadwal dalam draf Kegiatan Pesantren Ramadhan Hasil musyawarah Komite Sekolah dan Sekolah.
Namun ada hal yang dirasa kurang pada Kegiatan Pesantren Ramadhan kali ini, yaitu tidak adanya Buku Kegiatan Ramadhan yang menjadi tolak ukur bahkan bisa dijadikan progres tiap kegiatan yang diikuti oleh peserta didik, bahkan Kepala Sekolah SDN Sindangjaya (Hatomi, S.Pd) mengatakan “Buku Kegiatan Ramadhan bukan hanya aksesoris semata, melainkan sudah merupakan kebutuhan yang wajib ada tiap tahun untuk memonitor siswa. Imbasnya bukan hanya untuk sekolah bahkan orang tua pun dengan jelas dan nyata bisa mengetahui kelemahan-kelemahan atau bahkan kelebihan anaknya sebagai peserta Pesantren Ramadhan”
Antusias yang begitu besar dalam meningkatkan keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, alangkah lebih baik jika ditujang dengan sarana prasarana yang memadai oleh Pemerintah pada khususnya demi tercapainya Tasikmalaya yang religius islami.