Connect with us

KOLOM

Geliat Literasi Tapa SDN. Panglayungan

|

Penguatan literasi di sekolah-sekolah sangat gencar dilakukan, ada yang karena keterpanggilan, ikut-ikutan, dan keriuhan semata. Namun tidak bagi seorang guru yang didukung kepala sekolah dan orang tua peserta didik SDN. Panglayungan. Emma Rachmawati, beberapa kali berkunjung ke SDN. Perumnas Cisalak untuk menenggelami pengembangan literasi sekolah.

“Kami ingin bergabung dalam setiap kegiatan Sabak Percisa untuk bekal gerakan literasi sekolah di SDN. Panglayungan,” cetus ibu beranak tiga ini. Tugas mengajar di kelas lima pada tahun ini, banyak hal yang dapat ia temukan dari potensi peserta didiknya. Bertebaran seperti bintang-bintang di langit kelas yang membuat dirinya terlecut untuk mengasahnya melalui pendekatan literasi.

Ia berdiskusi tentang pengembangan literasi sekolah dengan Wanti Susilawati dan Dwi Arie Yuniar, guru-guru perintis literasi Sabak Percisa. Tindak lanjut diskusi tersebut, beberapa kegiatan disepakati untuk mengawali pengembangan literasi SDN. Perumnas Cisalak.

Dalam kegiatan “Berguru Kepada Maestro” yang dilaksanakan Sabak Percisa setiap akhir pekan, para peserta didik SDN Panglayungan bergabung. Mereka saling memperkenalkan diri dan larut dalam permainan untuk mencairkan suasana. Fajar Rizki Widiatmoko yang mewakili National Dong Hwa University Taiwan memiliki agenda memberikan penghargaan dari universitas Taiwan kepada Sabak Percisa. Peserta didik Taman Bacaan SDN. Panglayungan (Tapa Panglayungan) dan Pasukan Pianika Sabak Percisa termotivasi untuk rajin membaca. Pihak luar negri saja dapat menghargai orang-orang yang suka membaca.

Mereka diajari bahasa Mandarin oleh Fajar, salah seorang mahasiswa yang berasal dari Garut, Indonesia yang mendapatkan beasiswa di NDHU Taiwan. Berawal dari kegiatan tersebut, para peserta didik Tapa SDN. Panglayungan bersemangat untuk menjadi kelompok pembaca.

Kegiatan kedua dalam rentang waktu berbeda, Tapa SDN. Panglayungan diundang Sabak Percisa dalam pemutaran perdana Film Tatalu untuk para pelajar sekolah dasar. Mereka pun berkeinginan untuk membuat karya yang sama dengan tema yang lebih menarik. Hal terpenting dalam kegiatan literasi adalah membuat ruang-ruang yang membuat para peserta didik nyaman mengembangkan kelebihannya.

Tapa Panglayungan pun berinisiatif menyelenggarakan acara pameran literasi di SDN. Panglayungan dengan mengundang orang tua dan Sabak Percisa, Sabtu (29/4/2017). Dalam kesempatan tersebut, para peserta didik Tapa SDN. Panglayungan menunjukkan kreativitas dan hasil karyanya. Pada acara diskusi antara orang tua Tapa Panglayungan dengan Sabak Percisa terlihat antusias untuk meningkatkan minat baca anak-anaknya mulai dari rumah.

Kepala sekolah, guru, dan orang tua Tapa SDN. Panglayungan mulai memintal kuat dalam menggelorakan minat baca di lingkungan rumah dan sekolah. Jembatan literasi tersebut harus dibangun bersama antara pihak sekolah dengan rumah. Benih-benih literasi di lingkungan SDN. Panglayungan pun mulai tumbuh subur.

Advertisement
Terimakasih telah berkunjung

Komentari