oleh

Implementasi Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) Masa Pandemi Covid-19 Pada Mapel PJOK

Oleh : Heri Purwana, M.Pd.

Guru PJOK SDN 2 Lewo Kec. Mangkubumi Kota Tasikmalaya

Awal tahun 2020 Bangsa Indonesia digemparkan dengan beredarnya berita mengenai telah menyebarnya suatu wabah dengan sebutan coronavirus disease-19, dengan penyebarannya bisa ditularkan melalui sentuhan ataupun melalui udara, kebanyakan menyerang manusia yang memiliki tingkat Imunitas tubuhnya lemah, dengan memiliki gejalanya ditandai misalnya seperti demam, batuk, hingga kehilangan kemampuan indra penciuman dan perasa atau anosmia.

Berkaitan dengan dunia pendidikan, seiring dengan penyebaran Covid-19 semakin meningkat berimbas pada kegiatan belajar mengajar di sekolah yang biasanya proses pembelajaran dilaksanakan dengan tatap muka beralih dengan dilaksanakannya Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau Belajar Dari Rumah (BDR) sesuai dengan Surat Edaran Mentri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan dalam Masa Pandemi covid-19, merujuk pada Surat Edaran tersebut maka proses Belajar dari Rumah dilaksanakan dengan beberapa ketentuan yaitu : Pembelajaran Dalam Jaringan (DARING) contohnya menggunakan WhatsApp Grup (WAG), email, dan Pembelajaran Luar Jaringan (LURING) seperti belajar melalu televisi, radio, surat kabar. Dikutip dari (gurubelajar.kemdikbud.go.id/) “menurut survei Belajar dari Rumah dari Puslitjak Kemendikbud dan Survei Suara Guru pada masa pandemi Covid-19-GTK Kemendikbud sebanyak 96,6% siswa belajar dari rumah”.

Berkenaan dengan hal tersebut sesuai dengan cita-cita Bangsa Indonesia yang tertuang dalam peraturan diantaranya : Perpres Nomor 87 Tahun 2017, Permendikbud Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pendidikan Karakter, oleh karena itu sekarang yang menjadi tantangan bagi seorang guru adalah bagaimana menanamkan nilai-nilai karakter terhadap siswa pada masa pandemi saat ini sementara proses pembelajaran menggunakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang notabene seorang guru tidak bisa bertemu langsung dengan siswanya.

Kemendikbud dalam upaya peningkatan pendidikan karakter pada siswa pada masa pandemi ini melalui program “Guru Belajar” para tenaga pendidik supaya bisa merancang pembelajaran jarak jauh yang dapat mengembangkan kompetensi siswa, ada beberapa kunci memfasilitasi Pembelajaran Jarak Jauh bermakna dengan Cara 5M. Cara 5M adalah pilihan cara untuk mewujudkan pembelajaran yang bermakna, menyenangkan dan melibatkan siswa, orangtua maupun komunitas. Cara 5M terdiri dari: 1. Memanusiakan hubungan, 2. Memahami konsep, 3. Membangun keberlanjutan, 4. Memilih tantangan, 5. Memberdayakan konteks.
Untuk mapel PJOK sendiri pada masa pandemi ini sangat cocok menggunakan cara 5M tersebut dan sebagian mengacu pada latar belakang Permendiknas No.22 tahun 2016 yaitu : “Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan merupakan bagian integral dari pendidikan secara keseluruhan, bertujuan untuk mengembangkan aspek kebugaran jasmani, keterampilan gerak, keterampilan berfikir kritis, keterampilan sosial, penalaran , stabilitas emosianal, tindakan moral, aspek pola hidup sehat dan pengenalan lingkungan bersih melalui aktivitas jamani, olahraga dan kesehatan terpilih yang direncanakan secara sistematis dalam rangka mencapai tujuan pendidikan nasional”. Sesuai yang tertuang di Permendiknas No.22 tahun 2016 tersebut sudah sangat jelas mapel PJOK mengedepankan unsur-unsur pendidikan karakter yang mana di cita-citakan oleh pemerintah dan kita semua, tetapi juga harus didukung oleh peran orang tua, lingkungan masyarakat dan semua unsur yang terlibat di dunia Pendidikan.

Oleh karena itu marilah kita bersama-sama meningkatkan kualitas pendidikan sesuai dengan cita-cita dan harapan kita semua, agar supaya tertanam karakter-karakter yang fositip pada peserta didik kita.

Komentar

News Feed