Connect with us

KOLOM

Kagum Akan Konsep Pendidikan Berbasis Al Quran, Kadisdik Bandung Kunjungi Perguruan Islam MDF Ciamis

|

Disela sela kesibukan memimpin pendidikan di Kota Bandung, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung Dr. Elih Sudiapermana, M.Pd mengunjungi Perguruan Islam MDF. Selain melihat lingkungan dan sarana prasarana pendidikan, Kepala Dinas juga berbagi inspirasi dan pengalaman kepada para guru dan ustadz. “Kami senang dan bersyukur kepada Allah SWT, alhamdulillah lembaga kami dapat dikunjungi Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung” ujar Dr (C) Andang Heryahya selaku Koordinator Pendidikan Perguruan Islam MDF.

Dalam sambutannya Andang menyampaikan visi misi dan tujuan Perguruan Islam MDF yaitu menjadi lembaga pendidikan pilihan bagi calon penghapal Al Quran berkarakter sidiq, amanah, fathanah dan tabligh yang akan didik menjadi akademisi, da’i, entrepreuner muslim dan profesional di lembaga pendidikan, keuangan syariah dan entitas bisnis syariah lainnya. Lulusan MDF Insya Allah dapat dipastikan memiliki kompetensi akademik dan menguasai ilmu syariah.

Dalam pertemuan silaturahim ini, turut hadir pula Prof Dr. dr. Dede Kusmana selaku Ketua Dewan Pembina, Hj Lies Kusmana selaku Ketua Yayasan, pimpinan sekolah SMP IT dan SMK MDF, Pesantren Tahfizh Quran MDF, Ketua Majelis Taklim, Direktur BMT Berkah, serta para guru dan ustadz.

“Pendidikan akan maju jika dikelola secara profesional, memiliki visi misi dan tujuan yang jelas dan tentunya dipahami oleh seluruh tenaga pendidik dan kependidikan serta semua komponen yang terlibat Disamping itu, kompetensi guru mencakup kemandirian dan keberanian dalam memfasilitasi pembelajaran” ungkap elih saat membuka sesi berbagi inspirasi bersama para guru.
“Tujuan pendidikan akan tercapai jika dimulai dari hati dan keteladanan”, ujar Elih menambahkan.
Masih menurut Elih yang juga dirinya merupakan kepercayaan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dalam memimpin pendidikan di Kota Bandung ini, menyampaikan keyakinan bahwa Al Quran adalah sebagai sumber kebenaran, silahkan integrasikan dengan mata pelajaran yang ada di SMP juga di SMK MDF dengan pendekatan tematik. Elih terlihat kagum dengan konsep pendidikan Perguruan Islam MDF yang tidak hanya mengintegrasikan Al Quran ke dalam mata pelajaran namun juga para siswa siswinya di didik untuk menghapalkan Al Quran.

Disesi Terakhirnya Dr. Elih memberikan pesan, agar pesantren ini hadir di masyarakat, bergerak bersama masyarakat sebagai bagian dari kesatuan peran mulia aktivis pendidikan, hadir di masyarakat dengan keteladanan. *Ang Zaman

Advertisement
Terimakasih telah berkunjung