oleh

Memperingati Hari Kesaktian Pancasila Sebagai Pembelajaran Berkelanjutan

Oleh: Eti Nurhayati

Bulan Oktober mengingatkan kita pada momen- momen bersejarah, antara lain tanggal 1 Oktober sebagai Hari Kesaktian Pancasila dan 5 Oktober sebagai Hari TNI.
Namun, apakah generasi masa kini masih mengenal dan memperingati hari- hari bersejarah itu?
Dulu, sekitar tahun 80an dalam kurikulum pendidikan ada mata pelajaran PSPB (Pendidikan Sejarah Perjuangan Bangsa). Saya termasuk salah seorang murid yang mendapatkan mata pelajaran itu di bangku sekolah. Menghapalkan tanggal-tanggal bersejarah, nama- nama pahlawan, serta mempelajari hal- hal bersejarah menjadi makanan sehari- hari. Saat itu pula mulai belajar skala sikap sangat setuju(SS) sampai Sangat Tidak Setuju (STS) untuk berbagai pernyataan yang diajukan dalam soal- soal, terutama dalam mata pelajaran yang satu ini.
Ada pemandangan yang berbeda di zaman sekarang. Sepertinya anak- anak muda sekarang tidak begitu peduli akan sejarah dan hal- hal yang berkaitan dengan itu. Padahal kita tidak boleh melupakan sejarah. Ada peribahasa mengatakan ” Kacang jangan lupa akan kulitnya”. Apakah Anda setuju?
Nah, ada baiknya bila hari-hari penting dan bersejarah itu tetap kita peringati dengan harapan anak- anak generasi sekarang tidak lupa atau melupakan sejarah, serta mau belajar dari sejarah.

#LatePost

Komentari

News Feed