Connect with us

KOLOM

Mengawali Tahun Baru Islam dengan Berbagi

|

Mengawali Tahun Baru Islam dengan Berbagi

BUNGURSARI. Bulan Muharram merupakan bulan pertama dalam kalender Islam atau Hijriyyah. Muharam di tahun 2017 Masehi kali ini bertepatan dengan 1439 Hijriyyah. Menurut ulama Salafiyyah  beberapa amalan yang harus diperbanyak selama Bulan Muharram diantaranya : melakukan shalat, berpuasa, menyambung silaturrahim, bersedekah, mandi, memakai celak mata, berziarah kepada ulama, menjenguk orang sakit, menambah nafkah keluarga, memotong kuku, mengusap kepala anak yatim, membaca surat Al-Ikhlas sebanyak-banyaknya. Tentu saja ini jangan hanya dilakukan di bulan Muharram saja, namun mudah-mudahan diawali dengan sesuatu yang baik hal ini bisa berlangsung seterusnya menjadi suatu kebiasaan.

Seperti sekolah-sekolah lainnya di Kota Tasikmalaya, SDN Sukamulya memperingati momentum tahun baru Islam khususnya di tanggal 10 Muharram 1439 H (30/09/2017) dengan mengadakan kegiatan rutin yang biasa dilakukan setiap tahunnya yaitu : pengumpulan beras dan sedekah untuk dibagikan kepada orang dan siswa yang tidak mampu. Pengumpulan beras tersebut berdasarkan himbauan Dinas Pendidikan kota Tasikmalaya dalam menindak lanjuti surat dari Panitia Penyantunan Fakir Miskin DKM Mesjid Agung Kota Tasikmlaya perihal pengumpulan beras tanggal 27 Agustus 2017.

Pemberian santunan dikhususkan untuk siswa yatim, piatu maupun yatim piatu yang berada di SDN Sukmulya. Beras yang terkumpul sebanyak 43,5 kg dan uang santunan yang berhasil dihimpun meliputi orang tua siswa Rp 187.000,-, guru Rp 695.000,- dan selebihnya dari sedekah siswa setiap hari jum’at sebesar Rp 1.018.000,- sehingga terhimpun dana Rp 1.900.000,-. Uang tersebut disalurkan kepada 19 anak yatim,piatu dan yatim piatu yang bersekolah di SDN Sukamulya.

Selain pemberian santunan, momentum 10 Muharram juga diawali dengan shalat dhuha bersama di lapangan sekolah dilanjtkan dengan pemberian  sambutan dari Ibu Kepala Sekolah SDN Sukamulya yaitu Ibu Noneng Rosnati, S.Pd dan ceramah kegamaan dari guru sekaligus ustadz Bapak Aceng sukirman, S.Pd.I. Dalam tausyiahnya, Bapak Aceng menuturkan bahwa salah satu cara memperingati momentum tahun baru Islam ini bisa dilakukan dengan cara  pertama, senantiasa bersyukur kepada Allah atas semua yang telah dinaugerahkan kepada kita semua. Kedua, kita harus selalu melakukan intropeksi atas semua yang telah dilakukan terutama dosa dengan melakukan muhasabbah diri dan terus melakukan perbaikan serta beristigfar dan bertaubat kepada Tuhan Y.M. E. Ketiga, senantisa meningkatkan ibadah dan amal sholeh dengan selalu berbuat baik kepada siapapun dan dimanapun berada.

Inti kegiatan yang telah menjadi agenda tahunan SDN Sukamulya ini menurut Ibu Kepala Sekolah, Noneng Rosnati, S.Pd adalah membiasakan warga sekolah baik guru, siswa dan orang tua murid untuk belajar berbagi dengan sesama terutama yang kurang mampu, mengajak semua warga untuk terus mengikat tali silaturahmi dan mengajak semua berbuat baik kepada sesama. Dengan adanya pembagian santunan kepada anak yatim,piatu dan yatim piatu di lingkungan sekolah diharapkan  mereka yang mempunyai orang tua kurang lengkap tidak merasa  sendiri, dan kepada yang masih diberi orang tua harus selalu bersyukur serta mau berbagi.

 

Advertisement
Terimakasih telah berkunjung

Komentari