Connect with us

KOLOM

Pelangi Menjadi Duta Perpustakaan Jawa Barat Tahun 2019

|

 

TASIKMALAYA. Namanya Pelangi Langit Biru, nama  indah itu adalah kepunyaan seorang gadis yang terpilih menjadi Duta Perpustakaan Provinsi Jawa Barat Tahun 2019. Pemilihannya telah  dilaksanakan di Hotel Shakti Bandung (14/04/2019). Pelangi yang berasal dari Kota Tasikmalaya ini terpilih menjadi Duta Perpustakaan Jawa Barat dari perwakilan puteri dan perwakilan puteranya yakni Supriyatna dari Kabupaten Karawang. Pelangi merupakan lulusan D-3 Akademi Statistika Muhammadiyah Semarang. Pemilik senyum cantik dengan pembawaan yang ramah ini beralamat di Jalan Mitra Batik Kota Tasikmalaya. Pelangi  adalah puteri dari Bapak Agus Jatnika, S.H dan Ibu Nining Rustini yang telah memiliki kegemaran membaca sejak kecil.

Begitupun motivasi dia mengikuti ajang bergengsi ini karena berawal dari kecintaannya berliterasi. Literasi tidak terbatas hanya kepada baca-tulis saja namun ada literasi  numerasi, sains, digital, finasial, budata serta kewarganegaraan. Untuk Pelangi sendiri  literasi yang paling dia sukai adalah literasi numerasi khususnya menghitung atau mengolah data. Menurutnya literasi numerasi ini membuat dia merasa lebih senang, membiasakan berfikir cepat, tepat, dan akurat.

Pelangi mengaku tujuan utamanya  mengikuti Pemilihan Duta Perpustakaan ini karena Pelangi  yakin dan percaya bahwa setiap orang punya niatan untuk mengembangkan literasi dengan caranya sendiri sesuai dengan perannya  masing-masing. Pelangi dan yang lain mempunyai satu visi yang sama yaitu bagaimana caranya menciptakan perpustakaan sebagai pusat berkegiatan masyarakat dengan harapan  masyarakat yang literat dapat terwujud. Di kegiatan Duta Perpustakaan Jawa Barat inilah Pelangi memperoleh kesempatan dan pengalaman yang diharapkan mampu mewujudkan mimpi tersebut.

Untuk menjadi Duta Perpustakaan, Pelangi mempersiapkan diri dengan berbekal niat, tekad, dan dukungan kuat dari orang-orang hebat di sekelilingnya terutama orang tua. Namun ada 5 poin penting yang harus ditekankan di kegiatan ini untuk menjadi Duta Perpustakaan Jawa Barat yaitu; personal branding, entertaining, kepustakawanan, public speaking, serta kebahasaan dan sastra. Selain dari bacaan, Pelangi berusaha menggali itu semua langsung pada ahlinya yang menurut dia mumpuni. Setelah itu dikuatkan pada saat karantina oleh pemateri yang mumpuni d bidangnya

Kegiatan seleksi berlangsung selama 4 hari yang dimulai tanggal 12-14 Maret 2019. Setelah Grand Opening yaitu sambutan dari Perwakilan Dispusipda Jawa Barat, para Juri serta para coach, peserta diberi pengarahan serta materi mengenai poin-poin penting agar menjadi Duta Perpustakaan Jawa Barat. Dilanjutkan dengan sharing circle dimana semua peserta dikelompokkan menjadi 6 kelompok dan mempresentasikan program apa saja yang ingin dilakukan. Peserta juga diharuskan membawa oleh-oleh khas daerahnya masing-masing. Hal ini bertujuan supaya mereka   dapat bertukar informasi dan saling mengenal satu sama lain. Peserta harus mempunyai prinsip bahwa “Kita berbeda, beragam, tapi tetap satu tujuan” Unity in diversity.

 

Kegiatan dilanjutkan dengan berolahraga bersama yang diselingi dengan games menarik supaya peserta semakin kuat dan bisa saling menguatkan. Setelah itu, ada test tertulis 2 macam (70 soal tentang perpustakaan dan 70 soal tentang bahasa inggris serta pengetahuan umum), lalu dilanjutkan dengan presentasi mengenai program yang akan dicanangkan ketika terpilih menjadi duta perpustakaan. Dari 54 peserta yang lolos seleksi awal, terpilihlah 20 peserta dengan nilai tertinggi. Setelah itu dilanjutkan dengan tahapan semi final dan final, yakni wawancara/menjawab pertanyaan mengenai lima poin penting menjadi duta perpustakaan oleh juri.  Niat boleh saja luhur, tapi semua sudah ada yang mengatur. Alhasil, terpilihlah 5 besar duta perpustakaan jawa barat serta sepasang duta pavorit pilihan masyarakat

Sebagai Duta Perpustakaan, Pelangi berkeyakinan bahwa setiap orang pasti mempunyai niatan untuk mengembangkan literasi dengan caranya sendiri. “Mari bersinergi dan berkolaborasi!” ajaknya. ”Siapkan diri mulai hari ini. Jangan pernah berhenti untuk mengabdi, karena yang dari hati akan selalu dinanti.”pesannya.

Duta itu artinya orang yang diutus oleh Pemerintah untuk melakukan tugas khusus. Bisa juga menjadi role model. Diharapkan dengan adanya duta, khusunya duta perpustakaan bisa menshow up serta mengubah stigma masyarakat tentang perpustakaan saat ini yaitu tentang keterlibatan, komunikasi, dan kolaborasi. Perpustakaan saat ini adalah ajang untuk berkumpul dan berdiskusi. Oleh karena itu Pelangi mengajak seluruh pihak untuk berkolaborasi dan bersinergi untuk mewujudkan masyarakat literat. Semoga dengan terpilihnya Duta Perpustakaan Jawa Barat Tahun 2019 ini, dapat meneruskan dan melahirkan ide-ide baru bagi perkembangan perpustakaan dan literasi di Jawa Barat khusunya.

Menurut Pelangi buat adik-adik yang ingin menjadi duta perpustakaan sepertinya bisa difollow akun linimasa @dutaperpusjabar atau sering-seringlah mengunjungi Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah masing-masing. Karena untuk ajang seperti ini perwakilan tiap daerah harus mendapatkan surat rekomendasi dari dipusipda setempat, tidak bisa sembarangan. Sebelum masuk ke tahap 54 besar pun, ada seleksi administrasi. Melalui ini pun Pelangi menghaturkan banyak-banyak terima kasih khususnya kepada Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Tasikmalaya serta para penggiat Literasi yang tak kenal lelah menggelorakan wahyu Tuhan pertama ini. IQRO. Kedepannya, hasil karya ilmiah duta perpustakaan akan dituangkan ke dalam buku yang akan dilaunchingkan di tiap kabupaten atau kota.

Advertisement
Terimakasih telah berkunjung