oleh

Raker FKDT: Perkuat Karakteristik Diniyah

Bertempat di Hotel Sinar Rahayu 4 Pangadaran, Rabu-Kamis  10-11 Februari 2021pengurus Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah Kota Tasikmalaya mengadakan rapat kerja. Raker dengan mengambil Tema: Peningkatan Tata Kelola Pendidikan Diniyah Takmiliyah yang unggul dan terstandarisasi di Kota Tasikmalaya. Raker dihadiri sebanyak sebanyak 50 orang terdiri dari pengurus FKDT Kota, Koordinator Kecamatan dan Unsur Kemenag.

Dalam laporannya Ketua FKDT Drs. H. Ahmad Safe’I menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pengurus yang telah bersama-sama berjuang memalui forum Diniyah, dan Alhamdulillah pada kesempatan ini bisa melaksanakan kegiatan raker sekalipun tadinya merencanakan raker ini diikuti oleh Koodinator Kelurahan, namun sehubungan dengan pandemic covid 19 dengan terpaksa kami membatalkan keikutsertaannya, mudah”an di lain kesempatan seiring dengan stabilnya kondisi kesehatan masyarakat dapat bersama sama melaksanakan kegiatan serupa. Apresiasi juga kepada ketua DPRD Kota Tasikmalaya beserta anggota yang telah memperjuangkan Insentif bagi guru” diniyah dan berharap di tahun yang akan datang dapat mengusulkan kenaikan insentif tersebut.

Sementara itu Ketua DPRD Kota Tasikmalaya, H.Aslim,SH yang juga turut hadir menyampaikan sambutannya, mengatakan bahwa dirinya. Pertama, merasa bangga dan memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua semua pengurus FKDT Kota Tasikmalaya atas terselenggaranya kegiatan raker tersebut. Kedua, Sebagai Guru Diniyah dan juga pemilik lembaga Diniyah, saya merasakan dan memahami betul proses dan dinamika yang terjadi dalam pengelolaan diniyah, untuk itu marilah kita bersama sama untuk tetap menjaga keikhlasan ketulusan dalam mengabdi.  Keempat, Sebagai ketua DPRD Insya Allah bersama sama anggota dewan yang lainnya akan berusaha memperjuangkan kenaikan insentif Guru guru Dinyah yang sudah sekian tahun tidak pernah naik, dan mohon do’a dari semua supaya perjuangan kita dimudahkan oleh Allah SWT sehingga keinginan dari seluruh warga Diniyah Kota Tasikmalaya dapat berhasil. Kelima, Senantiasa mempertahankan model Puji pujian, nadoman dll, yang merupakan ciri khas atau karakteristik Diniyah Takmiliyah, model tersebut telah mampu mencetak mutu lulusan DTA yang yang berkarakter.

Sementara itu Kepala Kantor Kemenag Kota Tasikmalaya yang diwakili oleh Kasubag TU H. yayan Herdiana, M.Ag dalam sambutan singkatnya menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya kepada keluarga besar DPC FKDT Kota Tasikmalaya yang sudah mampu melaksanakan raker di saat situasi yang masih kurang kondusif, namun tetap menjaga dan mematuhi himbauan pemerintah dalam hal ini Kemenag melalui gerakan 5 M.

Acara raker dibuka sendiri secara resmi oleh Ketua DPW FKDT Provinsi Jawa barat  Kyai Atep Abdul Gofar, dalam sambutannya mengatakan bahwa, pertama, DARI organisasi Mitra Kementerian Agama Baru FKDT yang sudah punya data valid berbasis aplikasi ( Addin) sehingga mendapat apresiasi kemudian  diadopsi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat, DPW FKDT Jabar akan melaksnakan pelatihan para operator, sehingga ke depan Insya Allah para operator tersebut akan mendapatkan honorarium sesuai dengan ijasah yang dimilkinya. Kedua, Legalisasi Diniyah Wustho, dimana kurikulum yang digunakan adalah kurikulum terintegrasi dengan sekolah formal stingkat SMP ( Sekolah SMP dilanjut eskul Diniyah Wushto). Ketiga, Menyusun Buku tarjamah Kitab Shafinah. Keempat, Setelah kegiatan pembelajaran selesai peserta didik diharuskan membaca nadom dan puji’an, dan ini sudah nenjadi program FKDT Jawa Barat, sebagaimana yang tadi disampaikan oleh Ketua DPRD Kota Tasikmalaya. Acara Pembukaan diakhiri dengan do’a yang dipimpin oleh Ajengan Damanhuri Koorcam FKDT Kecamatan Purbaratu. Undangan yang hadir Ketua DPRD Kota Tasikmalaya, Kepala Kantor Kemenag Kota Tasikmalaya, Kepala Sub bag TU Kemenag Kota Tasik, Kepala Seksi Pakis Kemenag Kota Tasikmalaya dan Ketua FKDT Jawa Barat. Kegiatan tetap mematuhi protokol kesahatan dengan menjaga jarak memakai masker dan mengurangi keikutsertaan peserta.

Komentar

News Feed