oleh

Jalan Sorangeun

 

Oleh.                   : Eti Nurhayati
Judul Buku        : Jalan Sorangeun
Penulis               : Anggota Panglawungan 13
Tebal Halaman : 157 halaman
Penerbit             : Pustaka Amaldi
Tahun Terbit      : 2020
Alasan Memilih Buku:
Saya tertarik untuk membaca buku ini karena ingin mendalami segala hal yang berkaitan dengan sastra sunda. Jalan Sorangeun merupakan buku terbaru yang judulnya membuat saya penasaran untuk membacanya.

Isi Buku:
Buku ini terdiri dari 23 carpon (Carita pondok). Carpon-carpon tersebut terbagi dalam empat Entragan, yaitu entragan kahiji, kadua, katilu & kaopat.

“ Saukur Hiji Catetan” merupakan salah satu judul carpon yang ditempatkan di awal buku ini. Seperti carpon lainnya Carpon yang ditulis oleh Ati Amiati ini mempunyai daya tarik tersendiri yang bisa membuat pembaca begitu emosional.

“Saukur Hiji Catetan” menceritakan Ceu Mumun yang ditinggal oleh suaminya tanpa pesan. Pak Abu yang menjadi suami Ceu Mumun adalah orang kaya. Keluarga Ceu Mumun yang semula  hidup miskin mulai terangkat tingkat perekonomiannya. Namun, apa yang terjadi? Pak Abu meninggalkan Ceu Mumun begitu saja dalam keadaaan mengandung anaknya Pak Abu. Setelah ditelusuri  ternyata semua asset Pak Abu telah habis dijual dan Pak Abu tidak ada lagi kabarnya. Ceu Mumun pun merasa sangat kehilangan dan pikirannya terganggu. Keseharian Ceu Mumun hanya duduk termenung, taka da yang dipedulikannya kecuali pada anaknya yang masih bayi.

Hikmah:
Hikmah dari cerita ini bahwa seseorang dalam  memilih pasangan harus selektif, menelusuri dulu siapa calon pasangannya itu  dan mengetahuinya dengan baik agar tidak menyesal seperti Ceu Mumun, tokoh dalam cerita ini.

Ini buku bacaan tantangan gln gareulis yang ke -22. Mana buku bacaanmu?

Komentar

News Feed