Jelang Kongres, PC IPNU Pangandaran Tegaskan Independensi Organisasi dan Tolak Intervensi

Kabar25 Dilihat

KABARSEKOLAH.ID – Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PC IPNU) Kabupaten Pangandaran menegaskan pentingnya menjaga independensi organisasi menjelang pelaksanaan Kongres IPNU. Organisasi tersebut menolak segala bentuk intervensi dan kepentingan pihak luar yang berpotensi memengaruhi proses demokrasi serta regenerasi kepemimpinan di tubuh IPNU.

Ketua PC IPNU Kabupaten Pangandaran, Doni Irawan, S.E., mengatakan proses regenerasi kepemimpinan harus berjalan sesuai mekanisme organisasi dan aspirasi kader. Menurut dia, arah gerak organisasi tidak boleh ditentukan oleh kepentingan pribadi maupun kelompok di luar struktur IPNU.

Doni menyatakan dukungannya terhadap penyelenggaraan Rapat Pimpinan Wilayah (Rapimwil) oleh Pimpinan Wilayah (PW) IPNU Jawa Barat. Forum tersebut dinilai penting untuk menjadi ruang komunikasi dan konsolidasi antarcabang dalam menyampaikan gagasan serta menentukan langkah organisasi menjelang Kongres.

“Kami mendukung penyelenggaraan Rapimwil oleh PW IPNU Jawa Barat sebagai ruang bagi seluruh cabang untuk menyampaikan aspirasi dan gagasan. Proses organisasi harus berjalan secara demokratis, terbuka, dan tidak dipengaruhi kepentingan pihak luar,” ujar Doni.

Ia menilai IPNU sebagai organisasi kader memiliki mekanisme dan aturan internal yang harus dihormati seluruh pihak. Karena itu, proses pengambilan keputusan, termasuk regenerasi kepemimpinan, perlu mengedepankan musyawarah, mufakat, dan kepentingan organisasi.

Selain persoalan intervensi, Doni juga mengingatkan pentingnya menghindari praktik politik uang serta upaya mengarahkan dukungan kader untuk kepentingan kelompok tertentu. Menurut dia, praktik semacam itu dapat merusak nilai-nilai kaderisasi dan mencederai demokrasi organisasi.

“Kongres merupakan ruang bersama bagi seluruh kader IPNU untuk menentukan arah organisasi ke depan. Karena itu, kita harus menjaga martabat organisasi dan memastikan setiap proses berjalan sesuai aturan serta nilai-nilai perjuangan IPNU,” katanya.

PC IPNU Pangandaran juga mengajak seluruh pimpinan di bawah naungan PW IPNU Jawa Barat untuk menjaga solidaritas dan tidak mudah terpecah oleh kepentingan yang dapat mengganggu konsolidasi organisasi. Seluruh kader diharapkan dapat mengawal proses menuju Kongres dengan mengedepankan kedewasaan dalam berorganisasi.

Doni berharap Kongres IPNU dapat melahirkan kepemimpinan yang berintegritas, demokratis, dan mampu membawa organisasi semakin berkembang. Ia menegaskan bahwa independensi organisasi merupakan tanggung jawab bersama yang harus dijaga oleh seluruh kader.

Menurut dia, kekuatan IPNU terletak pada komitmen kader dalam merawat persatuan, menjalankan mekanisme organisasi, serta menempatkan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.***

Komentar

Lini Masa