Talk Show Masa Depan Pendidikan Islam di Indonesia

KIPRAH23 views

Ma’had Ihya As-Sunnah Kota Tasikmalaya menyelenggarakan Talk Show Pendidikan dengan Tema Masa Depan Pendidikan Islam di Indonesia, Ahad, 21 Mei 2023, bertempat di Gedung Aisyah, Jl. Ir. H. Juanda No.39 Bantarsari Bungursari Kota Tasikmalaya.

Talk Show menghadirkan lima narasumber dan empat panelis. Kelima narasumber adalah Ustadz Aslam Muhsin Abidin, Lc., Ustadz Abu Qotadah Al-Atsary, Ustadz Dr. Agus Hasan Bashori, LC., M.Ag., Ustadz Dr. Ade Hermansyah, LC., M.Pd.I., dan Ustadz Dr. Asep M Tamam, M.Ag. Sedangkan keempat panelis adalah Ilam Maolani, S.Ag., M.Pd., H. Wawan, S.Pd., M.Pd., H. Dadan Ahmad Sofyan, M.MPd., dan Drs. Purkon Wahidin, M.Pd.

Hadir pada acara tersebut kurang lebih 300 orang, yang terdiri dari Para Pimpinan Lembaga Pendidikan Islam se-Priangan Timur, beberapa pimpinan lembaga pendidikan di bawah Kemendikbud dan Kemenag, asatidz asatidzah Ma’had Ihya As-Sunnah, dan undangan lainnya.

Ketua panitia sekaligus salah seorang Pimpinan Ma’had Ihya As-Sunnah, Kiai H. Maman, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa Talk Show ini diadakan karena semakin derasnya pengaruh perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi terhadap kelangsungan Pendidikan Islam. Dengan adanya tantangan yang semakin besar, maka peluang harus diberdayakan dengan baik, dan tentu masa depan Pendidikan Islam di Indonesia ke depannya harus lebih cerah dan menggembirakan. “Oleh karena itu kami berharap dengan talk show ini diketahui secara jelas dan terperinci apa langkah atau strategi ke depan agar masa depan Pendidikan Islam di Indonesia semakin baik dan mencerahkan”, demikian harapan Kiai Maman.

Para narasumber talk show menyampaikan beberapa hal yang berkaitan dengan masa depan pendidikan Islam di Indonesia, seperti berkaitan dengan Pendidikan Islam di Indonesia antara cita dan fakta, Lembaga Pendidikan Islam yang harus berkolaborasi dengan lembaga pendidikan lainnya, tujuan dan cita-cita Pendidikan Islam, sejarah Pendidikan Islam di Indonesia, Masa Depan Pendidikan Islam antara tantangan, godaan, peluang, dan harapan, serta lembaga pendidikan pertama dan utama yaitu keluarga harus menjadi perhatian serius. Sementara para panelis menyoroti tentang beberapa hal, antara lain pentingnya sinergitas antara beberapa lembaga pendidikan Islam dengan lembaga pendidikan yang dikelola oleh pemerintah dan swasta yang notabene tidak berbasis agama, perlunya kerjasama semua pihak dalam menyukseskan keberlangsungan Pendidikan Islam di Indonesia, urgennya kurikulum Pendidikan Islam, dan harapan agar talk show ini tidak mengendap sampai disini tapi harus ada tindak lanjutnya.

Dari peserta talk show juga ada yang mengajukan pertanyaan tentang betapa sumber daya manusia yang ada di lembaga pendidikan Islam kini tergerus atau berkurang dikarenakan adanya program pemerintah yang merekrut para guru menjadi P3K (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja). Bagaimana Lembaga pendidikan Islam harus mengantisipasi terhadap kondisi seperti ini, sehingga SDM yang unggul tetap berada di lembaga Pendidikan Islam.

Acara diakhiri dengan closing statement masing-masing narasumber dan foto bersama antara panitia, narasumber, serta panelis.

Komentar