Connect with us

KOMUNITAS

Masagi SDN Sukamulya Kunjungi HU. Kabar Priangan

|

Hujan tak kunjung turun dan mentari bersinar cerah, menuntun langkah-langkah mungil untuk beraktifitas dan berbagi energi. Siang itu Jum’at (12/11/18) anak-anak Masagi SDN Sukamulya kunjungi kantor redaksi HU. Kabar Priangan (KP). Terlihat semangat dan keceriaan bersinar di wajah-wajah masa depan bangsa.
Setibanya di kantor redaksi, mereka asyik berfoto-foto. Sejenak melepas lelah dan bersiap menggali proses jurnalistik yang terjadi di dalam gedung berlantai dua. Sebagian tak bisa menahan kepenasarannya hingga masuk lebih dulu. Dengan kepolosannya, mereka mencari sesuatu yang mereka sendiri tidak tahu.
Selang beberapa waktu seorang wanita berparas cantik mempersilahkan masuk ke ruang aula. Mereka-pun masuk satu-persatu. Nampak meja dan kursi yang tersusun rapi. Anak-anak Masagi SDN Sukamulya duduk dengan tenang.

Sambil menunggu Pimred. KP yang masih diperjalanan, Asisten Manajer Bidang SDM dan Umum (Helma Aprianti) mengisi sesi pertama. Sesi ini membahas tentang Proses redaksi dan proses sirkulasi.  Dengan khusuk anak-anak Masagi SDN Sukamulya memperhatikan penjelasan di sesi pertama.

Proses redaksi meliputi beberapa tahapan, yaitu tahap awal seorang wartawan meliput berita di TKP, lalu mengirimkan berita secara online via email, kemudian petugas motoring mengecek berita yang masuk email dan mengunduhnya, setelah itu menyortir berita yang mana yang layak muat, setelah proses editing sekesai masuk ke bagian lay out atau tata letak agar tampilan berita di koran menarik, barulah terakhir proses cetak.
Perjalanan proses redaksi selesai, langkah berikutnya masuk keproses sirkulasi.

Hal ini juga sangat penting karena pada tahapan inilah koran bisa sampai ke pembacanya. Proses cetak HU. Kabar Priangan dilakukan di Cirebon karena KP bagian dari Pikiran Rakyat Grup. Pengambilan koran tersebut dilakukan pukul 2 malam dan langsung didistribusikan ke agen-agen. Kemudian Agen mendistribusikannya ke loper/pengantar. Dari loper inilah kemuadian sampai kepembacanya.

Sesi satu selesai dilanjutkan pada sesi kedua yang disampaikan oleh Pimred. KP M. Romli. Dia memberikan penguatan tentang proses redaksi dan sirkulasi. Kemudian Anak-anak Masagi langsung diajak ke lantai dua. Di lantai dua inilah semua tim redaksi bekerja. Hanya sayang siang itu tim redaksi tidak ada seorang-pun karena biasanya mereka kerja malam hari. M. Romli hanya bisa menunjukan dan menjelaskan setiap tempat dari masing-masing tim redaksi.

Tepat pukul 15.30 kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama. Betapa senangnya mereka bisa berkumpul ke KP. Walaupun ada sedikit kekecewaan yang mengganjal di hati mereka seperti yang diutarakan salah satu anak Masagi “hanjakal pa teu ningali proses cetakna” keluh Nida pada guru pembimbingnya. “iya pa, tapi teu nanaon yang penting aya bekel kangge ngurus mading di sakola hehe” pungkas Nayla Indira Rahma  sambil tersenyum dan bergegas membeli sosis.