oleh

Pertama di Indonesia, Pemilihan Presiden OSIS Gunakan Sistem Voting On Line

“Bahkan pemilu raya Presiden Rrepublik Indonesia pun belum sanggup untuk menggunakan sistem vote on line. Memang, ancaman data diretas, error-nya jaringan komunikasi dan kendala lainnya menjadi hambatan untuk melaju dalam era digital revolusi 4.0.. Tapi kemajuan teknologi harus dimanfaatkan dengan positif. SMK Bakti Karya Parigi, sering disebut SBK mencoba menerapkan kemajuan teknologi dalam pemilihan presiden OSIS di SMK Bakti Karya Parigi, ” Ungkap kepala SMK, Irpan Ilmi, dengan mantap disela penghitungan hasil voting, sambil menyeruput kopi yang mulai dingin.

Suksesnya demokrasi di SMK Bakti Karya Parigi dapat dilihat dari pemilu raya presiden OSIS SMK Bakti Karya Parigi ini diikuti tiga orang calon presiden; Zaki Mukti Anugerah, Welin Cakra dan Febri serta tiga orang wakil presiden putra Yusril Mahendra, Danci Yesa dan Perdiansyah serta tiga orang calon wakil presiden putri Marice, Elin Sri Handayani dan Agustina Tan Refutu.

Cuaca memang agak sedikit mendung, tapi tidak mempengaruhi kekuatan sinyal internet. Meski ada sedikit hambatan terputusnya aliran listrik, itu hanya jeda iklan untuk menghela nafas supaya tidak tegang, atau hingga adanya konflik. Empat komputer menyala dan siap mensukseskan pesta demokrasi. Panitia pemilu terlihat sigap dan waspada, takut-takut ada kecurangan atau ada kendala teknis.

Proses pemilihan terbilang lancar dan cepat. Mengapa tidak! masing-masing pasangan sudah tertera di layar, sehingga siswa tidak perlu lagi membuka lipatan-lipatan kertas. Lanjut, siswa hanya perlu meng-klik gambar, dan jumlah vote akan terhitung secara otomatis dalam komputer; penghitungan secara personal, pasangan maupun suara partai.

Jumat, 14 Februari 2020. Aroma bahagia terhirup begitu menentramkan, karena pengurus OSIS masa jabatan 2020-2021 dilantik oleh Kepala SMK Bakti Karya Parigi. Proses seminggu telah selesai dijalankan, dimulai dari musyawarah penentuan partai dan calon hingga pemilihan presiden dan wakil presiden yang diselenggarakan sejak tanggal 10 hingga 13 Februari

“Saya menyaksikan sejak awal pemilihan OSIS dengan gaya presidensial di SMK Bakti Karya Parigi ini. Saya tidak pernah mengalami ini sebelumnya, bahkan dikampuspun masing menggunakan sistem yang sederhana. Saya melihat dan merasa bangga, dengan metode yang digunakan SBK dalam menerapkan pendidikan kewarganegaraan. Ini harus di Up dan dicontoh oleh sekolah atau lembaga lainnya di Indonesia” Papar Rohmad, mahasiswa tingkat akhir Universitas Negeri Yogyakarta.

Hasil pemilu menetapkan, Maria Cakra Welin sebagai Presiden OSIS Wanita pertama SMK Bakti Karya. Welin kemudian akan didampingi oleh Yusril dan Agustina sebagai wakil presiden masa bakti 2020-2021. Welin memutuskan 20 orang sebagai pemangku jabatan kementrian OSIS dengan nama Kabinet Bahagia. Welin berharap, dibawah kepemimpinannya, para siswa dapat belajar dan berkarya dengan Bahagia.

Komentari

News Feed